Dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, seddiam nonumy eirmod tempor. invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadip- scing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur.
 

Tampilkan postingan dengan label Gambir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gambir. Tampilkan semua postingan

DUGAAN KORUPSI PERLUASAN KEBUN GAMBIR : Sekretaris Kelompok Tani Dihukum 4,5 Tahun

Padang – Singgalang
Majelis hakim dipimpin Jon Effreddi yang menangani kasus dugaan korupsi perluasan kebun gambir di Nagari Sialang, Limapuluh Kota, menjatuhkan hukuman 4 tahun enam bulan kurungan penjara kepada terdakwa Asep Ajidin. Asep juga dipidana denda sebesar Rp200 juta subsider 2,5 bulan kurungan penjara, serta membayar uang pengganti sebesar Rp60 juta.
Read more

Harga Gambir Masih Belum Baik

Kapur IX - Kondisi perekonomian Kecamatan Kapur IX masih belum normal, setelah hampir setahun harga gambir anjlok, petani di Kapur IX masih kesulitan dengan harga gambir sekarang, karena harga kebutuhan pokok makin meningkat.
Tidak cocok rasanya kisaran harga 20 ribu petani gambir limapuluh kota, kapur Ix khususnya disebut sebagai penghasil gambir terbesar didunia, karena petani tidak bisa menentukan harga gambir hingga sekarang, penjualan hasil oalahan gambir masih berpatokan pada harga tengkulak.
Seperti dilansir salah satu media masa megatakan bahwa petani Sumbar hasilkan 401 Miliar uang pertahun, angka yang cukup besar, namun angka tersebut bisa akan lebih besar jika harga gambir berada di tingkat atas, bukan harga saat sekarang ini.
Seperti juga diberitakan salah satu media di Sumatera Utara, bahwa Petani gambir menghasilkan Rp. 1,5 Jt per 8 hari. jari kalau kita hitung, penghasilan petani gambir rata rata Rp 6jt per bulan. 
Read more

Harga Gambir Masih Belum Normal

Petani Muaro Paiti dan skitarnya masih belum cukup lega dengan harga gambir yang masih belum stabil, harga gambir yang berubah tiap minggunya membuat petani was was setiap akan mengantarkan gambir ke tempat penjualan.
Disalanal terasa bedanya ketika petani gambir tidak bisa menentukan harga gambirnya, padahal gambir itu diolah dengan sangat sulit, dan tengkulak lah yang menentukan harga, petani tak pernah dapat menentukan harganya.
Minggu lalu harga gambir berkisar di bawah Rp.20.000 per kilogramnya, dan itu belum bisa dikategorikan dalam kategori aman. Semoga minggu depan gambir kembali naik.
Read more

Petani tak sanggup tentukan harga gambir

Limapuluh Kota- Salah satu faktor yang mengakibatkan kesejahteraan petani gambir di Limapuluh Kota belum cukup baik adalah masalah harga gambir. Posisi tawar petani masih rendah.
‘’Hal ini karena harga gambir masih ditentukan oleh peda gang dan eksportir. Harga yang dipatok masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan harga pasaran di luar negeri. Jika kita cermati harga gambir di luar negeri 5 sampai 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan harga gambir di Limapuluh Kota,” ujar Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo, Selasa (8/11).
Bupati berpendapat, kerjasama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang manfaat gambir akan bisa memberikan posisi tawar lebih baik bagi petani saat ber hadapan dengan pedagang dan eksportir.
Dikatakan, saat ini di Limapuluh Kota sudah ada pabrik pengolahan gambir yang berlokasi di nagari Sungai Antuan Kecamatan Mungka, di bawah pengelolaan Perusahaan Daerah Gonjong Limo. Kebe radaan pabrik ini diharapkan bisa memberikan nilai tambah untuk mewujudkan kesejah teraan petani gambir.
Daerah ini dikenal sebagai produsen gambir. Data Dinas Perkebunan Limapuluh Kota, pada 2010 luas daerah penanaman gambir di Limapuluh Kota mencapai 14.682,50 hektare dengan produksi sebesar 14.601 ton per tahun. Sentranya di Kecamatan Kapur IX dan Kecamatan Pang kalan Koto Baru. (harriansinggalang.co.id)
Read more

Pengolahan Gambir

Gambir merupakan sejenis getah yang telah diendapkan yang diperoleh dari pengolahan daun dan ranting tanaman gambir. Daun dan ranting tanaman gambir ini diproses dengan cara tertentu sehingga diperoleh cairan yang mengandung getah. Cairan itu diendapkan beberapa waktu sehingga akan terjadi pemisahan antara air dan getah.
Ada dua cara pengolahan gambir yang dilakukan, yaitu: Pengolahan gambir secara pribumi dan pengolahan gambir secara Cina.
a. Pengolahan gambir secara pribumi
Cara ini adalah pengolahan yang dikembangkan ditingkat petani dengan pengeluaran getah melalui pengempaan. Pengolahan dilakukan dengan cara daun dan ranting direbus, dilakukan pengempaan, selanjutnya diendapkan dan ditiriskan hingga membentuk padatan atau pasta. Pasta kemudian dicetak dengan cetakan bambu dan kemudian dikeringkan.
b. Pengolahan gambir secara Cina
Cara ini merupakan cara yang dikerjakan oleh keturunan Cina di Indonesia. Proses pengolahan dimulai dari pemisahan daun dan ranting, kemudian dicuci terlebih dahulu. Perebusan dilakukan selam ½ jam sambil diaduk-aduk dan dimemarkan dengan kayu. Ekstraknya diambil dan daunnya dimasukkan kembali kedalam perebusan. Ekstraknya dikentalkan dan dipanaskan, lalu disaring. Keringkan sampai suhu 35 o C sambil diaduk-aduk. Akan diperoleh ekstrak yang berwarna kuning kecoklatan. Kemudian dicetak membentuk balok gambir atau cube gambir. Untuk pembuatan balok gambir, ekstrak dituangkan kedalam catakan kayu dan dibiarkan selama 10–12 jam hingga menjadi bongkahan yang agak padat. Kemudian dipotong-potong menurut keinginan dan dijemur dibawah cahaya matahari (Darsani, 1999 ).
Read more

Panen Gambir




Tanaman gambir umumnya sudah bisa dipanen pada umur 1 – 2 tahun tergantung pada tingkat pertumbuhannya. Panen berikutnya bisa dilakukan setelah 5 – 6 bulan tergantung pada kondisi tanaman. Pemanenan dilakukan dengan cara memotong ranting-ranting dan daunnya ( tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda ) dengan pisau atau ani-ani. Panjang potongan adalah 40 – 60 cm dari ujung daun atau 5 cm dari panjang batang. Ini dimaksudkan agar tunas baru pada ketiak ranting dapat tumbuh dengan baik.
Daun dan ranting yang dipanen tersebut biasanya dimasukkan kedalam keranjang rotan atau keranjang bambu untuk selanjutnya dibawa kepondok pengempaan untuk dilakukan pengolahan. Selanjutnya hasil panen gambir harus segera diolah karena semakin lama getahnya akan berkurang.
Jangka waktu panen tidak boleh terlalu jarak, karena banyak daun akan menjadi tua dan gugur, disamping itu kandungan dari getah daun yang sudah tua akan berkurang
Read more

Botani dan Ekologi Gambir



Menurut Sastrappradja et al ( 1980 ) tanaman gambir ditemukan tumbuh liar di hutan Sumatera, Kalimantan, dan di Semenanjung Malaya, disamping itu gambir juga ditanam di Jawa, Bali dan Muluku. Tanaman ini umumnya tumbuh baik pada ketinggian 200 – 800 meter di atas permukaan laut, ketinggian tanaman gambir bisa mencapai 10 meter. Tanaman gambir ( Uncaria gambir Roxb) termasuk suku kopi-kopian. Bentuk keseluruhan tanaman ini seperti pohon bougenvil, yaitu merambat dan berkayu. Daunnya kaku seperti kulit berbentuk lonjong sampai lancip berujung runcing. Bungannya putih berupa bunga tunggal tumbuhnya diketiak-ketiak daun maupun pada ujung tangkai dan berbuah ( LBN,1978 ).
Tanaman gambir dapat tumbuh pada semua jenis tanah, tanah liat ringan, geluh berpasir dan intensitas cahaya matahari yang cukup banyak.
Adapun klasifikasi dari gambir ( Uncaria Gambir Roxb ) dapat ditampilkan pada tabel –

1.Divisi Spermatophyta

Klas Angiospermae
Sub-klas Monocotyledonae
Ordo Rubiales
Famili Rubiceae
Genus Uncaria
Spesies Uncaria gembir Roxb
Tabel -1. Klasifikasi tanaman gambir
Di bawah ini adalah gambar dari tanaman gambir.








2.3 Kandungan Kimia Gambir
Kandungan utama gambir adalah catechin dan asam catech tannat. Gambir mengandung bermacam – macam komponen, antara lain : catechin, asam catechutannat, guersetin, catechu merah, gambir fluoresein, abu, asam lemak, lilin, alkaloid tanin.
Komponen yang terkandung dalam gambir dapat dilihat pada tabel- 2 :


No Nama Komponen Persentase

1 Catechin 7-33
2 Asam Catechu Tannat 20-55
3 Pyrocatechol 20-30
4 Gambir fluoresensi 1-3
5 Catechu merah 3-5
6 Quersetin 2-4
7 Fixed Oil 1-2
8 Lilin 1-2
9 Alkaloid Sedikit

Tabel -2. Komponen-komponen kimia yang terdapat dalam gambir (Novezar Nazir,2000).
Read more

SEJARAH GAMBIR DI KAPUR IX




Gambir merupakan komoditi tradisional Indonesia dimana tanaman gambir di Kapur IX dikenal sejak masa penjajahan belanda, sekitar abad – 17. Bahkan berladang gambir menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat Kapur IX. Masyarakat menanamnya dengan menyemaikan bibit. Daun dan ranting tanaman ini digunakan sebagai obat-obatan. Seiring perkembangan perdagangan hasil bumi maka masyarakat Kapur IX pun mulai mengolah gambir sehingga dapat dijual sampai saat ini. Perkembangan gambir telah menjadi komoditi ekspor.

Read more


Rumah Kempaan Gambir Di Muaro Paiti


Read more

The health benefits of gambir

Gambir has been known as an all-purpose anti-aging drug. While its dosage must be carefully measured, as for any drug, fortunately Gambir is virtually non-toxic for humans. Based on pharmaco-historical and biological studies, 1-36 grams of Gambir is given per person. In an empirical study conducted in 2006, a potion containing 10 grams of Gambir was given to five people of mixed sex in the evening, at midnight, and before breakfast. Four of the subjects reported feeling well in the morning. Its effectiveness is naturally enhanced by daily regimen, appropriate exercise, well balanced and discreet diet, and the elimination of excessive stress.
Read more